Fakta dan Wawasan Kepik Berbau
Kutu busuk merupakan hama pengganggu yang dikenal karena bau busuknya, yang dikeluarkannya saat terancam atau terinjak. Serangga berbentuk perisai ini menyerang rumah, pabrik, dan area pertanian, memakan tanaman, buah, dan hasil panen, sehingga menyebabkan kerusakan yang signifikan. Meskipun tidak menimbulkan risiko kesehatan secara langsung, kehadirannya di fasilitas produksi makanan dapat menimbulkan masalah kontaminasi. Kutu busuk sangat tangguh dan sulit dikendalikan setelah mereka berkembang biak di dalam ruangan. Perpustakaan hama kami menyediakan informasi penting tentang spesies kutu busuk, metode pencegahan, dan solusi manajemen hama ahli untuk membantu menjaga lingkungan Anda bebas dari serangan hama.
Jenis Kepik Berbau


Kepik Berbau Berbintik Kuning
Erthesina fullo


Kepik Berbau Perisai Raksasa
Pycanum rubens
Deskripsi Fisik: Berukuran panjang sekitar 1,7 sentimeter, spesies ini menampilkan warna coklat kekuningan yang khas dengan bintik-bintik kuning mencolok pada tubuhnya yang berbentuk perisai.
Ciri-ciri Khusus:
Mereka mengeluarkan bau yang kuat dan tidak sedap saat terancam, yang dapat mengusir predator dan menandakan potensi bahaya.
Mereka bersifat fitofag, memakan berbagai tanaman, termasuk tanaman yang bernilai ekonomis, yang dapat mengurangi kualitas dan kuantitas benih.
Pencegahan:
Tutup retakan, celah, dan celah di sekitar pintu, jendela, dan dinding untuk mencegah masuknya serangga.
Kurangi pencahayaan luar ruangan selama periode puncak aktivitas untuk meminimalkan daya tarik serangga, karena serangga bau tertarik ke sumber cahaya.
Jaga kebersihan untuk menghilangkan sumber makanan potensial dan tempat berkembang biaknya serangga di dalam fasilitas.
Perawatan Profesional:
Terapkan pendekatan komprehensif yang menggabungkan teknik pengecualian, modifikasi habitat, dan pemantauan rutin untuk mengelola populasi kutu busuk secara berkelanjutan.
Jelajahi penggunaan predator alami atau parasitoid untuk mengendalikan populasi kepik secara efektif.
Gunakan insektisida yang ditargetkan sebagai pilihan terakhir, pastikan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan dan minimalkan dampak pada spesies yang bukan target.
Deskripsi Fisik: Spesies yang lebih besar ini panjangnya mencapai 2,5 sentimeter dan ditandai dengan rona kemerahan atau jingga terang, yang dapat berfungsi sebagai peringatan bagi predator.
Ciri-ciri Khusus:
Mereka mengeluarkan bau yang kuat dan tidak sedap saat terancam, yang dapat mengusir predator dan menandakan potensi bahaya.
Mereka bersifat fitofag, memakan berbagai tanaman, termasuk tanaman yang bernilai ekonomis, yang dapat mengurangi kualitas dan kuantitas benih.
Pencegahan:
Tutup retakan, celah, dan celah di sekitar pintu, jendela, dan dinding untuk mencegah masuknya serangga.
Kurangi pencahayaan luar ruangan selama periode puncak aktivitas untuk meminimalkan daya tarik serangga, karena serangga bau tertarik ke sumber cahaya.
Jaga kebersihan untuk menghilangkan sumber makanan potensial dan tempat berkembang biaknya serangga di dalam fasilitas.
Perawatan Profesional:
Terapkan pendekatan komprehensif yang menggabungkan teknik pengecualian, modifikasi habitat, dan pemantauan rutin untuk mengelola populasi kutu busuk secara berkelanjutan.
Jelajahi penggunaan predator alami atau parasitoid untuk mengendalikan populasi kepik secara efektif.
Gunakan insektisida yang ditargetkan sebagai pilihan terakhir, pastikan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan dan minimalkan dampak pada spesies yang bukan target.
Mitra Terpercaya Anda untuk
Solusi Pengendalian Hama yang Efektif

